Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata
TEHERAN, iNews.id - Iran tidak akan membuka blokade Selat Hormuz selama Amerika Serikat (AS) melanggar gencatan senjata. Selat Hormuz masih berada di bawah kendali Iran selama pecahnya perang melawan AS dan Israel. Iran membatasi kapal-kapal tanker maupun kargo yang melintas, yakni hanya milik negara-negara yang bersahabat atau mau membayar biaya tol.
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, AS melanggar gencatan senjata karena melakukan blokade maritim terhadap kapal-kapal yang masuk maupun keluar dari pelabuhan-pelabuhannya.
Militer AS mencegat kapal-kapal Iran maupun yang terkait dengan negara itu agar tidak bisa menuju atau keluar dari pelabuhannya. Kapal yang kedapatan membayar tol Selat Hormuz kepada Iran akan ditindak.
"Gencatan senjata penuh hanya masuk akal jika tidak dilanggar oleh blokade maritim dan penyanderaan ekonomi global," kata Ghalbaf, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (23/4/2026).
Unjuk Kekuatan, Iran Pamer Rudal Khorramshahr-4 di Tengah Ribuan Demonstran
Oleh karena itu, dia menegaskan tak mungkin Iran membuka blokade Selat Hormuz selama masih ada pelanggaran gencatan senjata secara terang-terangan.