Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas
“Iran siap untuk berdialog berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Namun jika didesak dengan ancaman, Iran akan membela diri dan merespons dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” demikian isi pernyataan misi Iran di PBB.
Peringatan Iran muncul setelah Presiden Trump kembali melontarkan ancaman keras pada Rabu (28/1/2026). Trump mengklaim “armada besar” militer AS sedang bergerak menuju Iran dan mendesak Teheran segera kembali ke meja perundingan.
Trump juga mengancam akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya jika Iran menolak tuntutan AS. Namun, Teheran menegaskan pendekatan militer hanya akan memperburuk situasi dan berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik brutal yang lebih luas.
Editor: Anton Suhartono