Iran Gelar Sayembara Rp1 Miliar Cari Pilot Jet Tempur F-15 AS yang Ditembak Jatuh
Laporan surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat AS, menyebutkan operasi penyelamatan sedang berlangsung. Namun, tidak dijelaskan secara rinci bagaimana misi tersebut dijalankan di dalam wilayah Iran yang menjadi zona berisiko tinggi.
Ini menjadi kasus pertama hilangnya pilot jet tempur AS di wilayah Iran sejak dimulainya Operasi Epic Fury pada 28 Februari lalu, menandai potensi titik balik dalam konflik yang kian memanas.
Sebelumnya, televisi pemerintah Iran, IRIB, mengklaim jet tempur siluman canggih AS itu berhasil ditembak jatuh oleh sistem rudal pertahanan udara milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di wilayah Iran bagian tengah. Foto-foto yang dirilis memperlihatkan puing-puing pesawat berserakan di area gurun dan pegunungan.
Tak hanya mengandalkan warga, militer Iran juga mengerahkan pasukan melalui operasi penerjunan udara di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Dalam operasi tersebut dilaporkan terjadi bentrokan sengit antara pasukan AS dan pasukan darat Iran, yang menyebabkan korban jiwa di pihak penyerang.
Iran menyatakan, jika berhasil menemukan dan menangkap pilot AS, hal ini akan menjadi momen penting dalam konflik. Untuk pertama kalinya, Iran berpotensi menahan pilot militer AS sebagai tawanan perang.
Sebelumnya, Iran juga mengklaim telah menembak jatuh jet tempur AS lainnya di Pulau Qeshm, Selat Hormuz, Teluk Persia. Namun, klaim tersebut dibantah oleh Komando Pusat AS (Centcom) yang menyatakan tidak ada pesawat mereka yang jatuh di lokasi tersebut.
Editor: Anton Suhartono