Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Iran Bantah Trump: Hamas Tak Butuh Pihak Ketiga untuk Gencatan Senjata di Gaza

Jumat, 01 Agustus 2025 - 11:38:00 WIB
Iran Bantah Trump: Hamas Tak Butuh Pihak Ketiga untuk Gencatan Senjata di Gaza
Iran menepis tudingan Donald Trump yang menyebutkan negaranya menggagalkan negosiasi gencatan senjata di Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menegaskan, Hamas adalah kekuatan perlawanan yang otonom dan tidak memerlukan arahan dari pihak manapun, termasuk Iran.

"Para negosiator Hamas tahu apa yang diperjuangkan. Mereka tidak butuh intervensi pihak ketiga untuk mempertahankan hak-hak rakyat Gaza," tegasnya.

Balik Serang AS: Hentikan Kirim Senjata ke Israel

Tak hanya membantah, Iran juga melontarkan kritik tajam kepada Washington. Baqaei mendesak AS untuk menghentikan dukungannya terhadap Israel, termasuk dalam bentuk pengiriman senjata yang disebutnya telah digunakan dalam aksi genosida terhadap warga Gaza.

“Jika AS sungguh ingin perdamaian, hentikan pasokan senjata ke rezim penjajah, buka akses kemanusiaan, dan paksa Israel menghentikan serangan brutalnya,” ujarnya.

Negosiasi Gagal, Perang Terus Berlanjut

Putaran terbaru perundingan gencatan senjata di Doha, yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS, gagal membuahkan hasil. Hamas dan Israel saling menyalahkan atas kegagalan tersebut, terutama dalam isu gencatan permanen, pembebasan tahanan, dan blokade Gaza.

Trump mencoba mengaitkan kegagalan ini dengan dugaan sinyal negatif dari Iran pasca-perang 12 hari pada Juni lalu, termasuk tudingan bahwa Teheran akan kembali melanjutkan program nuklirnya. Namun bagi Iran, kegagalan diplomasi lebih disebabkan oleh pendekatan sepihak AS dan keberpihakannya pada Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut