Ini Penyebab Utama Demonstrasi Besar-besaran di Iran
Aparat keamanan merespons dengan mengerahkan polisi anti-huru hara dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Pemandangan ini mengingatkan publik pada demonstrasi besar 2022 menyusul tewasnya Mahsa Amini dalam tahanan kepolisian moral. Namun, berbeda dengan penanganan keras pada masa itu, pemerintah kali ini terlihat lebih menahan diri.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian memahami tuntutan rakyat dan memerintahkan para pejabat untuk mendengarkan keluhan publik. Pemerintah juga berencana menggelar pertemuan dengan perwakilan demonstran.
“Kesejahteraan rakyat adalah perhatian saya sehari-hari,” ujar Pezeshkian melalui akun media sosial X, Kamis (1/1/2026).
Dia menegaskan pemerintahannya tengah menyiapkan reformasi sistem moneter dan perbankan demi menjaga daya beli masyarakat.