Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:11:00 WIB
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Donald Trump mengungkap sejumlah poin dalam perjanjian damai AS-Iran yang diklaim akan ditandatangani pada Minggu (14/6) (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Trump juga menyebut hubungan antara AS dan Iran akan berubah drastis setelah kesepakatan damai diteken. Dia meyakini hubungan kedua negara akan jauh lebih baik dibandingkan pada masa pemerintahan AS sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Trump menambahkan AS akan datang ke Iran untuk mengambil “debu nuklir” pada waktu yang tepat, yakni setelah konflik benar-benar berakhir.

Poin lain yang disampaikan Trump berkaitan dengan Selat Hormuz. Dia menegaskan jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia itu akan kembali dibuka segera setelah perjanjian damai ditandatangani.

Meski demikian, Iran hingga kini belum mengonfirmasi adanya penandatanganan kesepakatan damai tersebut. Sebelumnya, pejabat Kementerian Luar Negeri Iran bahkan menyatakan tidak ada agenda penandatanganan apa pun pada hari itu.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut proses perdamaian AS-Iran telah memasuki tahap akhir. Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X, Kemlu Pakistan mengungkapkan bahwa seremoni penandatanganan kesepakatan damai dijadwalkan berlangsung secara elektronik pada Minggu.

“Mereka (Menteri Luar Negeri Pakistan dan Arab Saudi) menyambut baik negosiasi AS-Iran pada tahap akhir, dengan upacara penandatanganan secara elektronik dijadwalkan besok,” demikian pernyataan Kemlu Pakistan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut