Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari
Advertisement . Scroll to see content

Ini Hasil Pertemuan Luar Biasa OKI Bahas Status Yerusalem

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:59:00 WIB
Ini Hasil Pertemuan Luar Biasa OKI Bahas Status Yerusalem
Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara di pertemuan luar biasa OKI di Istanbul (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ISTANBUL, iNews.id – Para kepala negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sepakat mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Ini merupakan poin penting dari Deklarasi Istanbul yang ditelurkan dalam pertemuan luar biasa OKI pada Rabu 13 Desember 2017.

Deklarasi ini sekaligus mementahkan pengakuan sepihak Amerika Serikat yang pada pekan lalu menyatakan bahwa Israel lah yang berhak atas Yerusalem.

Hasil pertemuan juga meminta pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mempertimbangkan kembali pernyataannya soal status Yerusalem.

"Kami meminta pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan kembali keputusannya yang melanggar hukum dan menciptakan kekacauan di wilayah itu,  serta membatalkan langkah kelirunya,” demikian isi Deklarasi Istanbul, dikutip dari Reuters, Kamis (14/12/2017).

Secara pemerintahan, para kepala negara juga menyampaikan pernyataan keras soal status Yerusalem. Presiden Turki Tayyip Erdogan bahkan menyebut Israel sebagai negara penjajah dan teroris.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut