Indonesia Tangkap 25 WN China saat Penyitaan Kapal Tanker, Beijing Bereaksi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah mengatakan, instansinya sudah melakukan “komunikasi awal” dengan China dan Iran. Dia menegaskan, diskusi lebih lanjut terkait persoalan ini bergantung pada hasil penyelidikan nanti.
Pemerintah Indonesia menyatakan telah menyita kapal-kapal tersebut, setelah keduanya terdeteksi melakukan transfer minyak dari MT Horse yang berbendera Iran ke MT Freya yang berbendera Panama, hingga menyebabkan tumpahan minyak di laut.
Pihak berwenang Indonesia mengatakan, penyitaan itu tidak terkait dengan sanksi Amerika Serikat, yang diberlakukan Washington DC dalam upaya untuk menghentikan ekspor minyak Iran dalam perselisihan mengenai program nuklir Teheran.
MT Horse, milik National Iranian Tanker Company, dan MT Freya, yang dikelola Shanghai Future Ship Management Co, terdeteksi di lepas pantai Pulau Kalimantan, Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (25/1/2021) lalu mengungkapkan, penyitaan kapal tankernya disebabkan masalah teknis. Iran pun telah meminta Indonesia untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.