Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Kutuk Pernyataan Politisi India yang Menghina Nabi Muhammad, Kirim Pesan ke Dubes

Selasa, 07 Juni 2022 - 10:20:00 WIB
Indonesia Kutuk Pernyataan Politisi India yang Menghina Nabi Muhammad, Kirim Pesan ke Dubes
Seorang demonstran di Mumbai, India, menginjak gambar Nupur Sharma, jubir BJP yang menghina Nabi Muhammad SAW (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sharma menyampaikan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dalam acara debat di televisi. Dia kemudian meminta maaf di Twitter. Sementara Jindal menyampaikan penghinaan itu di Twitter.

Terkait pernyataan itu, duta besar India di beberapa negara Muslim dipanggil untuk menerima protes keras, di antaranya Qatar, Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab, dan Iran. 

Selain itu mereka mendesak permintaan maaf dari pemerintah India yang seolah membenarkan penghinaan itu. Namun Kementerian Luar Negeri India menyatakan pernyataan Sharma dan Jindal tidak mencerminkan pandangan pemerintah. 

Seorang pejabat senior Kedutaan Besar Qatar di New Delhi mengatakan pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi harus secara terbuka menjauhkan diri dari komentar tersebut. 

"Melukai sentimen agama kami secara langsung bisa berdampak pada hubungan ekonomi," kata pejabat itu, seraya menambahkan mereka sedang mempelajari laporan mengenai pemboikotan produk India oleh beberapa supermarket di Qatar. 

Boikot serupa juga dilakukan di Kuwait. Supermarket-supermarket menarik produk-produk India yang dijual. 

Perdagangan India dengan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), terdiri atas Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Oman, dan UEA, mencapai sekitar 90 miliar dolar AS pada 2020-2021. Selain itu jutaan warga India tinggal dan bekerja di negara-negara GCC.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut