Hubungan China dan Australia Makin Panas karena Unggahan Gambar di Twitter
Yang terbaru, China pada Jumat (27/11/2020) lalu mengumumkan akan memberlakukan tarif antidumping sementara hingga 212,1 persen untuk produk anggur yang diimpor dari Australia. Langkah tersebut menuai protes dari Australia—yang menilai sanksi itu tidak dapat dibenarkan dan dikaitkan dengan masalah hubungan diplomatik.
Australia mengklaim bakal memecat 13 tentara pasukan khusus mereka sehubungan dengan laporan independen tentang dugaan pembantaian puluhan warga sipil di Afghanistan.
Dalam unggahannya di Twitter, Zhao Lijian menulis kecamannya atas tindakan biadab tentara Australia di Afghanistan. “Terkejut dengan pembunuhan warga sipil & tahanan Afghanistan oleh tentara Australia. Kami mengutuk keras tindakan seperti itu, & menyerukan agar mereka bertanggung jawab,” cuit politikus Beijing itu.
Morrison mengatakan, Australia telah berupaya menggelar proses yang “transparan dan jujur” untuk menyelidiki tuduhan terhadap para tentara yang terlibat dalam pembantaian di Afghanistan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil