Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Jurnalis Tak Sengaja Dimasukkan Grup para Menteri AS Bahas Perang, Ini Isi Percakapannya

Rabu, 26 Maret 2025 - 06:57:00 WIB
Heboh Jurnalis Tak Sengaja Dimasukkan Grup para Menteri AS Bahas Perang, Ini Isi Percakapannya
Jeffery Goldberg mengungkap beberapa pesan dalam grup obrolan Signal berisi para menteri dan pejabat tinggi AS lainnya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam artikelnya, dia berbagi soal diskusi antara para pejabat tinggi, termasuk Vance dan Hegseth.

Vance, Hegseth, serta Penasihat Keamanan Dalam Negeri Stephen Miller, kata dia, memperdebatkan waktu serangan dan apakah ada keuntungan ekonomi yang bisa diambil AS dari Eropa sebagai imbalan atas serangan tersebut.

Vance mengungkapkan kekhawatiran bahwa serangan AS ke Yaman tersebut akan lebih menguntungkan perdagangan Eropa di Laut Merah. Seperti diketahui kelompok Houthi menyerang kapal-kapal dagang dan kapal perang yang terkait dengan Israel.

Skandal ini memicu pernyataan besar di AS, termasuk kelompok oposisi Partai Demokrat, mengapa informasi sensitif dibahas di platform aplikasi nonpemerintah dan apakah pesan itu bisa disimpan karena UU federal mengharuskannya.

Tak heran jika Komite Intelijen Senat AS langsung menggelar sidang dengan memanggil Direktur CIA John Ratcliffe dan Direktur Badan Intelijen Nasional Tulsi Gabbard.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut