Heboh Jurnalis Tak Sengaja Dimasukkan Grup para Menteri AS Bahas Perang, Ini Isi Percakapannya
Dalam artikelnya, dia berbagi soal diskusi antara para pejabat tinggi, termasuk Vance dan Hegseth.
Vance, Hegseth, serta Penasihat Keamanan Dalam Negeri Stephen Miller, kata dia, memperdebatkan waktu serangan dan apakah ada keuntungan ekonomi yang bisa diambil AS dari Eropa sebagai imbalan atas serangan tersebut.
Vance mengungkapkan kekhawatiran bahwa serangan AS ke Yaman tersebut akan lebih menguntungkan perdagangan Eropa di Laut Merah. Seperti diketahui kelompok Houthi menyerang kapal-kapal dagang dan kapal perang yang terkait dengan Israel.
Skandal ini memicu pernyataan besar di AS, termasuk kelompok oposisi Partai Demokrat, mengapa informasi sensitif dibahas di platform aplikasi nonpemerintah dan apakah pesan itu bisa disimpan karena UU federal mengharuskannya.
Tak heran jika Komite Intelijen Senat AS langsung menggelar sidang dengan memanggil Direktur CIA John Ratcliffe dan Direktur Badan Intelijen Nasional Tulsi Gabbard.