Harvard Menang! Hakim Perpanjang Pemblokiran Larangan Trump Rekrut Mahasiswa Asing
Pemerintahan Trump melakukan serangkaian serangan terhadap kampus elite bagian dari Ivy League itu karena dianggap membangkang. Pemerintah membekukan dana hibah dan penelitian miliaran dolar AS, mengakhiri status bebas pajak, hingga membuka penyelidikan atas tuduhan perilaku diskriminatif terhadap pelamar kulit putih, Asia, laki-laki atau heteroseksual.
Teranyar, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem pekan lalu mencabut kewenangan Harvard untuk merekrut mahasiswa asing.
Harvard melawan dengan mengajukan gugatan ke pengadilan dengan alasan kebijakan pemerintahan Trump bertentangan dengan Konstitusi AS.
Lebih dari seperempat mahasiswa Harvard berasal dari luar negeri. Dari jumlah itu hampir 60 persennya merupakan mahasiswa pascasarjana di Harvard Kennedy School.
Editor: Anton Suhartono