Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

Senin, 22 Juni 2026 - 21:41:00 WIB
Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai
Harga minyak dunia Brent turun 2,4 persen menjadi 78,64 dolar AS per barel, sementara WTI melemah 1,44 persen menjadi 75,50 dolar AS per barel. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Perkembangan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali melakukan aksi militer terhadap Iran. Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan perjanjian damai sementara yang rapuh yang dicapai kedua negara pada pekan lalu.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada Minggu, saat Vance bertemu dengan para pejabat Iran di Swiss. Pertemuan itu dibayangi oleh pengumuman Teheran yang kembali menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pengiriman minyak dunia.

Pembahasan yang berlangsung di kawasan resor Bürgenstock, Swiss, menjadi negosiasi pertama sejak Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman pada pekan lalu untuk mengakhiri konflik serta memperpanjang gencatan senjata yang masih rapuh setidaknya selama 60 hari.

Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian permusuhan di kawasan, termasuk di Lebanon. Namun, Iran menuduh Washington gagal menjamin pelaksanaan gencatan senjata di Lebanon dan menegaskan bahwa pembicaraan terbaru hanya akan berfokus pada implementasi nota kesepahaman, bukan isu-isu yang lebih luas seperti program nuklirnya.

Di sisi lain, meskipun harga minyak sempat menguat akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Goldman Sachs menilai gangguan pasokan yang berlangsung lama justru dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik. 

Kondisi itu berpotensi mengurangi permintaan minyak mentah dalam jangka panjang dan menambah risiko penurunan harga minyak di masa mendatang.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut