Hampir 2.000 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Anti-Presiden Sisi
KAIRO, iNews.id - Kelompok hak asasi manusia Mesir menyatakan jumlah orang yang ditangkap setelah demonstrasi akhir pekan lalu meningkat menjadi hampir 2.000 orang. Aksi itu menuntut Presiden Abdel Fattah Al Sisi mundur.
Dilaporkan Associated Press, Jumat (27/9/2019), protes langka meletus di Kairo dan beberapa provinsi lain pada Jumat pekan lalu, ratusan warga Mesir turun ke jalan-jalan. Mereka menyerukan protes usai mencuatnya tuduhan korupsi terhadap Sisi dan militer, yang dilontarkan oleh seorang pengusaha yang diasingkan.
Al Sisi, yang diperkirakan tiba di New York pada Jumat (27/9/2019) pagi untuk menghadiri Sidang Majelis Umum AS,m menampik tuduhan itu. Dia menyebut tudingan itu sebagai kebohongan dan pencemaran nama baik.
Pusat Hak Ekonomi dan Sosial Mesir menyatakan, 1.915 orang ditangkap antara akhir pekan lalu hingga Rabu kemarin. Di antara mereka ada 96 remaja.
Lebih dari 500 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Melawan Presiden Al Sisi
Jaksa menyatakan, pasukan keamanan menangkap beberapa warga negara asing di Kairo, termasuk seorang warga Palestina yang termasuk dalam kelompok Jihad Islam. Ada pula warga negara Belanda yang ikut ditahan.