Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Tak Ada Orang yang Mau Pimpin Iran Selama Masih Dibom AS
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:43:00 WIB
Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran
Beberapa laporan media menyebutkan Pakistan, Mesir, dan Turki menjadi penengah komunikasi AS dan Iran (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap kabar mengejutkan, yakni negosiasi dengan Iran telah dan sedang berlangsung. Padahal sebelumnya dia seperti menutup pintu perundingan rapat-rapat.

Ini yang menjadi alasan AS menunda ancamannya untuk menyerang pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran lainnya yang sedianya jatuh tempo pada Senin (23/3/2026) malam. Trump pada Sabtu lalu memberi waktu Iran 48 jam untuk membuka Selat Hormuz sepenuhnya atau menghadapi serangan.

Menariknya, di tengah konflik yang semakin memanas tersebut, keran komunikasi kedua negara ternyata mengalir, setidaknya demikian pengakuan Trump.

Portal berita Axios, mengutip keterangan seorang pejabat senior Israel, melaporkan AS dan Iran akan melanjutkan negosiasi sepanjang pekan ini.

Menurut sumber tersebut, negosiasi antara kedua delegasi akan berlanjut di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan mendatang. Disebutkan, Pakistan merupakan salah satu mediator perdamaian tersebut.

Laporan lain yang dibagikan Al Jazeera, mengutip sumber pejabat Iran, menyebutkan, Mesir dan Turki ikut berperan sebagai penangah konflik AS-Iran.

Pihak AS kemungkinan akan diwakili Wakil Presiden JD Vance, Utusan Khusus Steve Witkoff, serta penasihat Trump, Jared Kushner. Sementara Iran delegasi Iran akan dipimpin ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut