Hamas Serahkan 4 Jenazah Sandera Israel Tanpa Seremoni, 620 Tahanan Palestina Bebas
Berdasarkan perjanjian terbaru antara Hamas dan Israel yang ditengahi Mesir, proses pertukaran tahanan kali ini harus dilakukan bersamaan. Berbeda dengan pertukaran tahanan sebelumnya, Hamas membebasakn sandera terlebih dulu, kemudian disusul Israel membebaskan tahanan Palestina.
Bus-bus ICRC membawa para tahanan menuju Tepi Barat dan Jalur Gaza. Seperti biasa, ratusan anggota keluarga tahanan menunggu dalam kondisi dingin malam. Pertemuan mereka berlangsung dengan penuh sukacita. Betapa tidak, banyak di antara para tahanan yang menjalani hukuman penjara seumur hidup maupun jangka panjang. Sebelum ini mereka mungkin mengira tak akan pernah keluar dari penjara dalam kondisi hidup, termasuk bertemu dengan anggota keluarga.
Al Jazeera melaporkan, dari 620 tahanan yang dibebaskan, 115 di antaranya menjalani hukuman penjara seumur hidup serta jangka panjang.
Selain itu sebanyak 43 tahanan dibebaskan ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Sementara itu 97 lainnya akan diasingkan dari wilayah Palestina serta 11 berasal dari Gaza.
Sisanya, sekitar 445 tahanan, merupakan warga yang diculik paksa tentara Israel dari Gaza selama perang berlangsung. Mereka dibawa tentara Zionis dari rumah mereka serta tempat pengungsian, termasuk sekolah-sekolah PBB dan rumah sakit. Para tahanan itu sempat diaporkan hilang serta tidak menghadapi dakwaan apa pun.
Selain laki-laki dewasa, ada 46 perempuan dan anak-anak Palestina yang dibebaskan sebagai imbalan dari penyerahan total delapan jenazah sandera Israel yang dilakukan pekan lalu dan saat ini.
Editor: Anton Suhartono