Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak
Advertisement . Scroll to see content

Hamas dan Israel Dilaporkan Sepakati Penghentian Perang 5 Hari

Minggu, 19 November 2023 - 11:19:00 WIB
Hamas dan Israel Dilaporkan Sepakati Penghentian Perang 5 Hari
Hamas dan Israel dilaporkan sepakat menghentikan perang selama 5 hari dan pembebasan sandera (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Hamas, Israel, dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menyepakati jeda kemanusiaan di Jalur Gaza. Hamas akan membebaskan puluhan sandera perempuan dan anak-anak yang ditukar dengan 5 hari penghentian pertempuran.

Surat kabar The Washington Post, mengutip beberapa sumber yang mengetahui perkembangan negosiasi ini, melaporkan pembebasan sandera akan dilakukan Hamas dalam beberapa hari mendatang.

Meski demikian, sumber lain mengatakan kesepakatan tersebut masih bersifat tentatif, bisa berubah pada menit-menit terakhir.

Disebutkan dalam kesepakatan setebal 6 halaman itu, semua pihak akan menghentikan operasi pertempuran setidaknya selama 5 hari, sementara 50 atau lebih sandera dibebaskan secara berkelompok setiap 24 jam.

Jeda kemanusiaan ini juga bertujuan memberi kesempatan masuknya bantuan dalam jumlah besar ke Gaza.  

Washington Post juga menyebutkan, garis besar kesepakatan itu dibuat dalam perundingan yang berlangsung selama beberapa pekan di Qatar.

Sementara itu Netanyahu mengatakan belum ada kesepakatan yang dicapai. Dia menyebut ada banyak rumor beredar soal sandera. 

"Saya ingin memperjelas, sampai saat ini, belum ada kesepakatan. Tapi saya ingin menjanjikan, jika ada sesuatu yang ingin disampaikan, kami akan melaporkannya kepada Anda," kata Netanyahu, dalam keterangannya Sabtu malam.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan, belum ada kesepakatan gencatan senjata sementara yang dicapai antara Hamas dan Israel. Dia menegaskan AS akan terus berupaya mewujudkannya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut