Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Advertisement . Scroll to see content

Giliran NATO Klarifikasi Pernyataan Joe Biden soal Vladimir Putin

Senin, 28 Maret 2022 - 14:45:00 WIB
Giliran NATO Klarifikasi Pernyataan Joe Biden soal Vladimir Putin
Kanselir Jerman, Olaf Scholz. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kanselir Jerman itu juga mengatakan, Jerman akan berupaya menghilangkan ketergantungan pada impor energi Rusia.

Pada Minggu (27/3/2022), sejumlah anak buah Biden juga sibuk membuat klarifikasi atau ralat atas pernyataan Biden yang menyebut Putin tidak bisa lagi terus berkuasa di Rusia. Beberapa di antaranya adalah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dan Duta Besar AS untuk NATO, Julianne Smith.

Sementara itu, Senator dari Partai Republik, James Risch, yang duduk di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, menyesalkan ucapan Biden tersebut. Menurut dia, pernyataan Biden kali ini sebagai “kekeliruan yang menghebohkan”. Dia pun berharap presiden AS tetap berbicara sesuai naskah saja.

“Kebanyakan orang yang tidak bergelut di jalur hubungan luar negeri tidak menyadari bahwa sembilan kata yang diucapkannya akan menyebabkan letusan (konflik) seperti yang mereka lakukan,” katanya kepada CNN, kemarin.

“Ini akan menyebabkan masalah besar,” ucap Risch.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan tentaranya untuk menyerang Ukraina sejak 24 Februari lalu. Dia menyebut  serangan ke negara tetangga itu sebagai operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi dan “mendenazifikasi” Ukraina.

Operasi militer itu dilakukan Putin setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri melawan pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut