Gawat! Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata, Tutup Selat Hormuz Lagi
Wakil Presiden AS JD Vance menyebut kesepakatan selama 2 minggu ini masih sangat rapuh.
Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi menegaskan penghentian perang di Lebanon adalah bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS. Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump mengatakan, gencatan senjata tersebut tidak mencakup Lebanon.
"Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS dan dunia sedang mengawasi apakah mereka akan bertindak sesuai komitmennya," kata Araghchi, dalam posting-an di media sosial X.
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh AS melanggar 3 dari 10 tutuntan Iran untuk mengakhiri perang melawan Israel. Dia mengatakan, perundingan yang dengan AS untuk mencapai kesepakatan damai permanen tidak masuk akal.
Sementara itu Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan penutupan Selat Hormuz sama sekali tidak dapat diterima.