Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru
Advertisement . Scroll to see content

Gagalnya Perundingan Damai Bukti Iran Tak Mau Tunduk kepada AS

Jumat, 17 April 2026 - 07:45:00 WIB
Gagalnya Perundingan Damai Bukti Iran Tak Mau Tunduk kepada AS
Buntunya perundingan damai di Pakistan membuktikan Iran tak mau tunduk atau menyerah pada tekanan Amerika Serikat (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia melanjutkan, delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance berangkat dengan kayakinan yang keliru. Dalam konflik tersebut, kata dia, AS berkayakinan pihak yang bisa membuat musuh paling hancur lebur maka dialah pemenangnya. Oleh karena itu, AS merasa berada di atas angin dalam perundingan, sehingga bisa menekan Iran.

“Kegagalan pembicaraan di Islamabad sudah menjadi takdir. Tim AS memiliki banyak koneksi politik tapi kurang pengalaman dan keahlian. Sebaliknya, delegasi Iran terdiri dari diplomat berpengalaman dan ahli teknis,” ujarnya.

Iran dan AS menggelar pembicaraan damai di Islamabad pada 11-12 April, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama 2 minggu. Setelah 21 jam negosiasi, Vance mengumumkan AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan.

Sehari kemudian, Trump mengumumkan AS akan memblokade Selat Hormuz terhadap kapal-kapal dari mana pun. Dia menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat seluruh kapal yang membayar uang tol kepada Iran untuk melewati Selat Hormuz.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut