Gagalnya Perundingan Damai Bukti Iran Tak Mau Tunduk kepada AS
WASHINGTON, iNews.id - Buntunya hasil perundingan damai di Pakistan pada akhir pekan lalu membuktikan Iran tak mau tunduk atau menyerah pada tekanan Amerika Serikat (AS). Perundingan tersebut buntu karena AS dan Iran tak menemukan kata sepakat pada beberapa isu penting, terutama nuklir.
Mantan diplomat AS Chas Freeman mengatakan kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, pertemuan yang berlangsung di Islamabad tersebut sejatinya bukan negosiasi, melainkan tekanan AS terhadap Iran.
"Ini bukan negosiasi, melainkan penyampaian ultimatum AS. AS menuntut agar Iran menyerah di meja perundingan atas apa yang telah ditolaknya di bawah tekanan militer terberat yang bisa dikerahkan Israel dan Amerika," kata Freeman, dikutip Jumat (17/4/2026).
Mantan Asisten Menteri Pertahanan AS untuk Keamanan Internasional itu melanjutkan, perang merupakan pertarungan untuk memperebutkan kehendak. Bagi Iran, perang tersebut merupakan ancaman eksistensial, namun tidak bagi AS.
Gawat! AS Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tutup Laut Merah
"Iran tetap teguh. Gencatan senjata semu yang diumumkan Selasa lalu belum menjadi nyata. Perang berlanjut," ujarnya.