Fantastis! Segini Biaya yang Dikeluarkan AS Selama 2 Minggu Perang Lawan Iran
Gangguan apa pun terhadap pengiriman minyak di Teluk, lebih merugikan negara-negara yang bergantung pada minyak di kawasan itu daripada AS.
“Amerika tidak akan mengalami kerugian ekonomi akibat tindakan Iran,” katanya, seraya menambahkan kondisi saat ini berbeda dengan tahun 1970-an karena AS saat ini adalah produsen utama.
“Kita punya banyak sekali minyak,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth memperingatkan pengeboman Iran akan meningkat secara dramatis.
Pernyataan para pejabat pemerintahan Trump mengenai tujuan serangan terhadap Iran telah bergeser, yakni dari membongkar program nuklir ke melenyapkan program rudal balistik, masih mengancam pengiriman di Selat Hormuz.
Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer mengungkapkan kekhawatiran yang besar tentang perluasan misi militer terhadap Iran. Dia menyebut kondosi ini sangat tidak memuaskan.
"(Pemerintah memberikan) Jawaban berbeda setiap hari (tentang alasan serangan ke Iran)," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono