Fakta-Fakta Ledakan Massal Pager di Lebanon, Ada Keterlibatan Taiwan?
Hizbullah mengatakan pihaknya sedang melakukan investigasi keamanan dan ilmiah terhadap penyebab ledakan tersebut. Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan, Israel akan menerima "hukuman yang setimpal" atas kejahatan ini.
Sumber-sumber diplomatik dan keamanan berspekulasi bahwa ledakan itu mungkin disebabkan oleh ledakan baterai perangkat tersebut, mungkin karena terlalu panas. Namun, pihak lain mengatakan bahwa Israel mungkin telah menyusup ke rantai pasokan pager Hizbullah.
The New York Times melaporkan bahwa Israel menanam bahan peledak dalam sejumlah pager baru sebelum diimpor ke Lebanon. Informasi itu diperoleh dengan mengutip pejabat Amerika dan pejabat lainnya yang diberi pengarahan tentang operasi tersebut.
Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) yang kemudian menjadi whistleblower (pengungkap rahasia), Edward Snowden, menilai tragedi itu mungkin disebabkan oleh bahan peledak yang tertanam dalam perangkat tersebut.
"Seiring masuknya informasi tentang ledakan beeper di Lebanon, tampaknya sekarang kemungkinan besar itu adalah bahan peledak yang ditanamkan, bukan peretasan. Mengapa? Terlalu banyak cedera serius yang terjadi secara terus-menerus," ungkap Snowden melalui platform media sosial X.