Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

Duh! Perempuan Pengantin Baru Dianiaya Suami sampai Buta gegara Tolak Biayai Main Game

Senin, 16 September 2024 - 14:15:00 WIB
Duh! Perempuan Pengantin Baru Dianiaya Suami sampai Buta gegara Tolak Biayai Main Game
Seorang perempuan pengantin baru di China mengalami buta permanen akibat dianiaya suami gegara kecanduan main game (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Dokter mengatakan pengelihatan Lao rusak permanen. Penganiayaan berat menyebabkan Lao menderita atrofi optik disebabkan pendarahan intrakranial sehingga membuatnya buta. Dia juga menderita luka parah lain yang membuatnya tidak bisa mengurus diri sendiri.

Penderitaan belum berakhir, Keluarga Lao harus menghabiskan ratusan ribu yuan untuk biaya perawatan, bahkan menggadaikan rumah mereka.

Dalam situasi itu, Lao berusaha merebut kembali asetnya dari Xie. Namun tanpa izin darinya, Xie telah mengalihkan kepemilikan mobil ke ibunya.

Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan kasusnya masih berlangsung sampai saat ini. Polisi ikut campur dengan memaksa keluarga Xie memberikan 36.000 yuan untuk membiaya pengobatan Lao. Meski demikian, keluarga Lao menuntut jumlah lebih lagi karena Xie berasal dari keluarga kaya.

"Mereka hanya memberi kami 36.000 yuan, sumbangan yang diberikan dengan harapan bisa mengurangi hukumannya," kata ibunda Lao.

Pengadilan Rakyat Distrik Zhongyuan di Zhengzhou, Henan, pada 30 Agustus 2024, menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada Xie atas tuduhan percobaan pembunuhan dan memerintahkannya membayar ganti rugi 657.000 yuan.

Kubu Lao tak puas dengan putusan tersebut sehingga mengajukan banding, mendesak agar Xie dipenjara seumur hidup.

Kasus ini menjadi viral di media sosial, memicu kemarahan netizen. Banyak orang mengecam Xie, sebaliknya memberikan simpati keluarga Xie. Mereka juga menilai hukuman terhadap Xie terlalu ringan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut