Donald Trump Menang Pilpres AS, Apa Dampaknya bagi Palestina?
Pencaplokan tanah Palestina yang diduduki berarti akan terus menghambat perjanjian damai yang sudah terkatung-katung selama puluhan tahun. Padahal, perjanjian damai menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di tengah meruncingnya konflik.
"Ada banyak tekanan dari kubu Trump untuk mendukung rencana mengerikan Netanyahu guna mencaplok Tepi Barat atau sebagian besar Tepi Barat, yang berarti penghancuran total terhadap kemungkinan perdamaian atau apa yang disebut solusi dua negara," ujarnya.
Risiko kedua, lanjut dia, adalah membiarkan pembersihan etnis di Jalur Gaza, berlanjutnya genosida di kantong tersebut, serta perang di Lebanon.
“Ada banyak, banyak orang garis keras di kubu Trump yang sepenuhnya mendukung pemerintahan fasis dan partai-partai fasis di Israel,” ujar Barghouti.
Dia menegaskan, siapa pun yang duduk di Gedung Putih, rakyat Palestina tidak akan menghentikan perjuangan untuk meraih kemerdekaan.