Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wamentan Ungkap Cadangan Beras Tembus 5,37 Juta Ton: Tertinggi Sepanjang Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Dituduh Kirim Beras ke Militer Myanmar, Tentara Thailand: Mereka Punya Harga Diri

Senin, 22 Maret 2021 - 05:57:00 WIB
Dituduh Kirim Beras ke Militer Myanmar, Tentara Thailand: Mereka Punya Harga Diri
Tentara Thailand dituduh kirim beras ke militer Myanmar. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Jika ada sesuatu, saya kira itu adalah perdagangan rutin di penyeberangan perbatasan biasa. Kami tidak memblokir ini jika tindakan tersebut tidak melanggar hukum dan mengikuti prosedur bea cukai,” kata Amnat.

Militer Myanmar tidak menjawab telepon wartawan saat dimintai komentar terkait isu tersebut.

Media Thailand melaporkan, unit-unit tentara Myanmar yang dipasok militer Thailand di dekat perbatasan telah terkepung oleh pasukan Persatuan Nasional Karen (KNU). Untuk diketahui, KNU adalah kelompok pemberontak etnik minoritas yang menyetujui gencatan senjata dengan pemerintah Myanmar pada 2012.

Akan tetapi, seorang juru bicara KNU menolak berkomentar terkait masalah pasokan beras dari Thailand kepada militer Myanmar itu. KNU telah memberikan dukungan pada gerakan demokrasi Myanmar dan mengutuk kudeta serta tindakan keras militer.

Media Thailand menunjukkan foto-foto yang tampak seperti karung beras yang dimuat ke dalam truk di perbatasan. Foto yang dilihat oleh Reuters menunjukkan sejumlah pria, beberapa di antaranya berseragam loreng, menyeberang ke Thailand.

Pergerakan antara Thailand dan Myanmar telah sangat dibatasi sejak merebaknya pandemi virus corona, dengan perdagangan terbatas. Warga mengatakan kepada wartawan Reuters bahwa penyeberangan yang ditunjukkan dalam gambar itu bukanlah jalur perdagangan normal. 

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut