Diboikot Gara-Gara Perang Yaman, Arab Saudi: Kami Tak Butuh Senjata Jerman
"Kami kira langkah itu salah karena pertempuran di Yaman merupakan perang yang sah," ujarnya, menambahkan.
Sebelum larangan ekspor diberlakukan, volume ekspor senjata Jerman ke Saudi mencapai 450 juta euro pada kuartal ketiga tahun fiskal 2017. Larangan ekspor senjata akan dibahas lagi wakti dekat. Partai koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel pada Maret 2018 setuju mencegah pengiriman senjata ke negara mana pun yang terlibat langsung dalam perang di Yaman.
"Kami bisa beli senjata ke sejumlah negara, dan kami melakukannya. (Jerman) Mengatakan, 'Kami tidak akan menjual senjata ke Arab Saudi', tidak ada bedanya bagi kami," kata Al Jubeir.
Dia juga menegaskan, Arab Saudi tak ingin mendesak Jerman terkait pembahasan terbaru nanti.
"Saya hanya ingin mengatakan, orang perlu melihat ini dari perspektif yang seimbang," tuturnya.
Selama 5 tahun lebih, Saudi memimpin aliansi negara-negara Arab berperang melawan pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran.
Editor: Anton Suhartono