Diboikot Gara-Gara Perang Yaman, Arab Saudi: Kami Tak Butuh Senjata Jerman
BERLIN, iNews.id - Kebijakan larangan ekspor senjataJerman terhadap Arab Saudi akan dibahas lagi dalam beberapa pekan setelah waktu terakhir pada 31 Desember 2020. Namun Arab Saudi terlanjur lelah dan tidak ingin menggunakan senjata buatan Jerman lagi untuk memperkuat pertahanan.
Arab Saudi mengkritik larangan ekspor senjata Jerman sebagai langkah yang salah dan tidak logis.
Menteri Negara Urusan Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir, dalam wawancara dengan kantor berita DPA, mengatakan, negaranya tidak membutuhkan peralatan militer Jerman lagi.
Beberapa negara Eropa menghentikan penjualan senjata ke Saudi sebagai respons atas perang dengan pemberontak Yaman.
"Ide bahwa penjualan senjata ke Arab Saudi dihentikan karena perang Yaman tidak masuk akal," katanya, seperti dilaporkan kembali Saudi Gazette, Minggu (15/11/2020).