Deretan Negara Kurangi Jam Kerja saat Ramadan, Ada yang Hanya 5 Jam Sehari
India hingga Negara Barat Beri Fleksibilitas
Berbeda dengan negara Timur Tengah, India tidak memiliki kebijakan nasional yang mewajibkan pengurangan jam kerja selama Ramadan. Namun, di wilayah dengan populasi Muslim besar, sejumlah kantor atau institusi memberikan fleksibilitas jadwal secara internal.
Di Amerika Serikat dan Kanada, beberapa perusahaan menawarkan jam kerja fleksibel, opsi bekerja dari rumah, hingga menyediakan ruang khusus untuk salat. Kebijakan ini umumnya lahir dari inisiatif keberagaman dan inklusi perusahaan.
Sementara itu, di Britania Raya dan Jerman, sejumlah perusahaan mengizinkan karyawan Muslim menyesuaikan jadwal kerja selama Ramadan. Perusahaan multinasional di kedua negara tersebut juga aktif mendorong kebijakan ramah keberagaman.
Adapun Prancis menerapkan kebijakan sekularisme yang ketat sehingga Ramadan bukan hari libur nasional. Meski begitu, beberapa tempat kerja tetap memberikan tambahan waktu istirahat saat berbuka puasa atau penyesuaian terbatas.
Deretan negara kurangi jam kerja saat Ramadan menunjukkan bagaimana kebijakan ketenagakerjaan dapat beradaptasi dengan kebutuhan spiritual masyarakat. Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap keseimbangan antara produktivitas dan pelaksanaan ibadah selama Ramadan.
Editor: Dani M Dahwilani