Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:58:00 WIB
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Iran menegaskan implementasi MoU damai dengan Amerika Serikat menjadi prioritas utama dibanding memulai negosiasi putaran baru (Grafis: iNews.id/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, Iran menegaskan belum ada agenda negosiasi dengan AS dalam beberapa hari ke depan. Baghaei membantah laporan mengenai rencana pertemuan dengan delegasi AS di Doha, Qatar.

“Tidak akan ada pertemuan negosiasi dengan pihak Amerika di tingkat apa pun dalam beberapa hari mendatang,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia juga menepis kabar bahwa pengiriman delegasi senior AS ke Qatar berkaitan dengan Iran. Menurut Baghaei, sekalipun delegasi AS berada di Doha, aktivitas mereka tidak memiliki hubungan dengan misi Iran.

Meski demikian, Iran tetap akan mengirim delegasi ke Doha pada akhir pekan ini. Namun, kunjungan tersebut hanya untuk menindaklanjuti implementasi MoU, bukan menggelar perundingan baru dengan Washington.

MoU Islamabad mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Berdasarkan MoU tersebut, Pasal 1 mengatur gencatan senjata dan penghentian operasi militer. Selanjutnya, Pasal 4 membahas front Lebanon serta penarikan pasukan Israel, sedangkan Pasal 5 mengatur navigasi sementara dan koordinasi keamanan di Selat Hormuz.

Sementara itu, Pasal 10 mengatur ekspor minyak Iran dan Pasal 11 mengatur akses Teheran terhadap aset-aset yang selama ini dibekukan. Kedua pasal tersebut menjadi fokus utama implementasi yang kini terus dipantau pemerintah Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut