Cuma 2 Hari Pasang Bendera Setengah Tiang untuk McCain, Trump Dikritik
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memasang bendera setengah tiang di Gedung Putih, setelah dikritik terkait tanggapannya atas kematian senator Partai Republik, John McCain.
Bendera di beberapa gedung federal sudah dikibarkan satu tiang penuh pada Senin (27/8/2018),
jauh lebih awal dari yang biasanya dilakukan setelah peristiwa meninggalnya tokoh AS.
Itu menandakan berakhirnya masa berkabung untuk McCain yang meninggal pada Sabtu (25/8/2018).
Hal tersebut memicu kritik lantaran Gedung Putih biasanya memberikan penghormatan kepada para anggota parlemen yang meninggal dengan pengibaran bendera setengah tiang sampai pada hari pemakaman.
John McCain Tak Ingin Donald Trump Hadir di Pemakamannya
Trump mencuit rasa dukacita kepada keluarga McCain, namun belum memberikan penghargaan apapun kepada veteran perang tersebut.
"Meski kami berbeda dalam kebijakan dan politik, saya menghormati pengabdian Senator John McCain ke negara dan, untuk menghormatinya, (saya) menandatangani proklamasi untuk mengibarkan bendera Amerika Serikat setengah tiang sampai hari penguburannya," demikian cuit Trump.
Kisah Pesawat John McCain Ditembak Jatuh Tentara Vietnam
Dia juga menegaskan tidak akan menghadiri pemakaman McCain yang digelar akhir pekan depan.
Pemakaman digelar pada Sabtu (1/9/2018) di National Cathedral. Sebelum dimakamkan, jenazah McCain akan disemayamkan di Arizona Capitol di Phoenix dan di Capitol Rotunda di Washington DC.
Pernah Disebut Egois, Trump Berduka atas Meninggalnya John McCain
Namun, beberapa pejabat pemerintah termasuk kepala staf dan sekretaris pertahanan, akan menghadiri pemakaman menggantikan Trump.
Mantan Presiden George W Bush dan Barack Obama juga akan memberikan penghormatan kepada McCain selama upacara pemakaman.
Sebelumnya, Trump juga membatalkan rilis pernyataan Gedung Putih yang memberikan pujian kepada anggota senator sekaligus eks tawanan Perang Vietnam tersebut dan memilih mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga mendiang melalui sebuah twit pada Minggu (26/7/2018).
Editor: Nathania Riris Michico