Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!
Advertisement . Scroll to see content

China Larang Simbol Islam di Sanya, Siswi Tak Boleh Pakai Jilbab

Senin, 15 Februari 2021 - 09:53:00 WIB
China Larang Simbol Islam di Sanya, Siswi Tak Boleh Pakai Jilbab
SMA Islam Utsul di Sanya, Hainan, yang dibangun 9 lantai ditutup pemerintah China (Foto: The New York Times)
Advertisement . Scroll to see content

Alasan serupa digunakan pemerintah China untuk melakukan kekerasan terhadap muslim Uighur di Xinjiang.

Ma Haiyun, asisten profesor di Frostburg State University, Maryland, Amerika Serikat, yang mempelajari Islam di China, mengatakan, pengetatan di Utsul mengungkapkan wajah asli komunis China terhadap komunitas lokal.

"Ini tentang mencoba memperkuat kontrol negara. Ini murni anti-Islam," kata Ma.

Pemerintah China berulang kali tindakan mereka menentang Islam. Namun di bawah kendali Xi Jinping, Partai Komunis semakin keras melarang akivitas dan simbol Islam.

Tindakan keras Komunis sangat kentara terhadap etnis Uighur, banyak dari mereka ditahan di kamp-kamp dan dipaksa melakukan aktivitas yang bertentangan dengan syariat agama, seperti dipaksa mengonsumsi daging babi, dilarang salat, puasa, dan sebagainya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut