Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga
Advertisement . Scroll to see content

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16:00 WIB
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Pemerintah China geram setelah dituduh Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengintervensi Pilpres AS 2020 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam pernyataannya, Lin juga melontarkan sindiran kepada AS. Dia mempertanyakan siapa sebenarnya pihak yang selama ini kerap mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan melakukan pengawasan secara luas terhadap berbagai negara.

"Siapa yang sengaja mencampuri urusan dalam negeri negara lain, melakukan pengawasan tanpa pandang bulu terhadap pemerintah, bisnis, serta masyarakat umum di seluruh dunia dalam jangka waktu lama, serta membahayakan data warga asing dalam skala besar?" katanya.

Sebelumnya, Trump melontarkan tuduhan bahwa China memperoleh sekitar 220 juta berkas data pemilih AS. Dia bahkan menyebut temian intelijen itu sebagai skandal data pemilu terbesar dalam sejarah AS.

Trump mengeklaim informasi itu berasal dari laporan badan intelijen AS, yakni CIA dan NSA. Dokumen tersebut telah dideklasifikasi sehingga bisa diakses publik.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut