Ceko Perkuat Kehadiran Diplomatik di Yerusalem, Tepis Pindahkan Kedubes di Israel
PRAHA, iNews.id - Republik Ceko menambah diplomat di kantor perwakilan Yerusalem mulai 2021, namun menepis bahwa kantor tersebut merupakan kedutaan besarnya yang baru di Israel.
Kementerian Luar Negeri Ceko menyatakan, penambahan diplomat itu demi memberikan pelayanan bagi warganya di Israel.
Negara Eropa itu sudah lama menjadi pendukung kuat Israel. Presiden Ceko Milos Zeman juga pernah mengatakan dukungannya untuk memindahkan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem, namun langkah itu tidak pernah terealisasi.
Menurut kemlu, kantor perwakilan di Yerusalem akan memiliki seorang diplomat bersama konsulat kehormatan. Mereka menegaskan, langkah ini tidak terkait dengan proses perdamaian yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Dengan memiliki seorang diplomat akan memungkinkan Ceko memberikan pelayanan lebih bagi warganya, seperti mengganti dokumen yang hilang yang saat ini hanya bisa dilakukan di kedubes Tel Aviv.
Israel menyambut baik pengumuman Ceko tersebut seraya mengklaim seluruh wilayah Yerusalem merupakan ibu kotanya. Langkah Israel yang mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota tidak diakui mayoritas negara karena melanggar resolusi PBB.
Status Yerusalem harus diselesaikan melalui meja perundingan damai dengan Palestina yang juga menginginkannya sebagai ibu kota di masa depan.
Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengaku telah berbicara dengan mitranya dari Ceko dan memberi selamat atas keputusan tersebut.
"Ini menekankan persahabatan kuat dan kemitraan strategis kami," ujarnya, dikutip dari Reuters, Kamis (3/12/2020).
Israel merupakan salah satu negara yang dikunjungi banyak warga Ceko dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah turis Ceko tumbuh dari sekitar 17.000 pada 2016 menjadi sekitar dua kali lipatnya pada 2019. Sebaliknya, pada 2019 sekitar 160.000 warga Israel mengunjungi Ceko.
Editor: Anton Suhartono