Cawalkot Muslim New York Zohran Mamdani Unggul dalam Polling, Kalahkan Jagoan Trump
Mamdani berencana membiayai program-program itu melalui kenaikan pajak perusahaan menjadi 11,5%, setara dengan wilayah tetangga New Jersey, dan pajak penghasilan tambahan 2% bagi warga berpenghasilan di atas 1 juta dolar AS per tahun.
“New York harus menjadi kota yang layak huni, bukan hanya bagi para miliuner, tapi juga bagi mereka yang bekerja keras setiap hari,” ujar Mamdani, dalam salah satu kampanyenya di Queens, wilayah dengan populasi Muslim dan imigran terbesar di kota tersebut.
Hadapi Serangan Politik dan Islamofobia
Meski unggul dalam berbagai polling, Mamdani menghadapi serangan politik yang cukup keras, termasuk dari sesama politisi Demokrat. Beberapa lawannya mencoba menjelekkan namanya dengan mengaitkannya pada kelompok ekstremis internasional hanya karena latar belakangnya sebagai seorang Muslim.
Namun, alih-alih melemahkan dukungan, serangan tersebut justru memperkuat simpati publik terhadap Mamdani, terutama dari kalangan muda dan komunitas minoritas yang menganggapnya simbol perubahan.
“Saya tidak akan meminta maaf karena menjadi Muslim. Saya berdiri untuk nilai-nilai yang membuat New York kuat, keberagaman, keadilan, dan solidaritas,” tegas Mamdani dalam debat terakhir.