Cara Negara-Negara Tangkal Banjir, Malaysia Bikin Smart Tunnel Bisa untuk Mobil dan Saluran Air
Sosok berjasa di balik teknologi pintu air yang dirancang pada 1924 adalah Akira Aoyama. Dia adalah arsitek yang sebelumnya bekerja di Terusan Panama. Seperti diketahui kapal-kapal yang menyeberang dari Samudera Atlantik ke Samudera Pasifik atau sebaliknya melalui Terusan Panama melalui teknik pintu air yang masing-masing bagian memiliki ketinggian permukaan yang berbeda.
Motor aqua-drive akan secara otomatis menggerakkan pintu air di wilayah Jepang yang rawan banjir.
Kekuatan dari aqua-drive berasal dari tekanan air yang menciptakan kekuatan untuk membuka dan menutup gerbang sesuai kebutuhan. Kelebihan lain dari teknologi ini, motor hidrolik tidak memerlukan listrik untuk bekerja.
5. Belanda
Sebagian besar penduduk Belanda tinggal di daerah yang berada di bawah permukaan laut. Sejak 1950 hingga 1997, Belanda membangun Delta Works, jaringan bendungan, pintu air, kunci, tanggul, dan penghalang gelombang badai.
Proyek Delta Works paling mengesankan adalah Oosterscheldekering, bendungan dengan gerbang yang dapat dipindahkan. Setelah proyek selesai pada 1986, ketinggian pasang surut berkurang dari 3,4 meter menjadi 3,25 meter.