Bos Twitter Jack Dorsey Sebut Penghapusan Akun Donald Trump Sudah Tepat, tapi
SAN FRANCISCO, iNews.id - CEO TwitterJack Dorsey menyebut penghapusan akun Donald Trump terkait kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu sebagai keputusan tepat. Hanya saja dia menegaskan, keputusan itu merupakan preseden berbahaya.
Twitter pekan lalu menghapus akun Trump yang memiliki 88 juta follower dengan alasan cuitan-cuitan berisiko memicu kekerasan lebih lanjut setelah serangan yang menewaskan lima orang itu.
"Harus mengambil tindakan yang memecah percakapan publik ini," ujarnya, dikutip dari Reuters, Kamis (14/1/2021).
"Mereka memecah belah kita. Mereka membatasi dari potensi untuk melakukan klarifikasi dan sebagai pembelajaran, preseden yang menurut saya berbahaya. Kekuatan yang dimiliki individu atau perusahaan atas bagian dari pembicaraan publik global."
Dalam thread-nya, Dorsey mengatakan meskipun tidak senang dengan keputusan tersebut, dampak negatif dari pernyataan Trump tetap harus ditangkal.