Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dahsyatnya Serangan Pembalasan Iran, Warga Israel Tak Sempat Selamatkan Diri
Advertisement . Scroll to see content

Bos Badan Intelijen AS Mundur Sebut Perang Iran akibat Tekanan Israel, Gedung Putih: Menggelikan!

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:15:00 WIB
Bos Badan Intelijen AS Mundur Sebut Perang Iran akibat Tekanan Israel, Gedung Putih: Menggelikan!
Karoline Leavitt menyebut pernyataan Joe Kent sama saja menghina Donald Trump (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih angkat bicara, mengomentari pernyataan mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC) Amerika Serikat (AS), Joe Kent. Dia mengundurkan diri dengan alasan tidak setuju dengan keputusan Presiden Donald Trump menyerang Iran.

Dalam surat pengunduran diri, Kent menilai keputusan AS menyerang Iran merupakan tekanan dari Israel dan lobi-lobi orang tertentu terhadap Trump.

Menurut Kent, Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap AS. 

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pernyataan Kent itu sama saja menghina Trump.

"Dia merupakan sosok yang tidak terlibat dalam diskusi apa pun sebelum dan selama operasi ini," kata Leavitt, kepada Fox News, dikutip Rabu (18/3/2026).

Dia menambahkan, Trump menyayangkan pernyataan Kent tersebut. Selain itu, Kent telah diberi hak istimewa oleh Trump untuk bekerja di pemerintahan, namun mengajukan surat pengunduran diri menggunakan kop surat pemerintah, yang isinya banyak kebohongan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut