Boeing Akan Umumkan Tangguhkan atau Kurangi Produksi Pesawat 737 Max
Meskipun Max belum terbang selama sembilan bulan setelah dua kecelakaan fatal, Boeing tetap melanjutkan produksi, dan melakukan evaluasi berbulan-bulan.
"Kami terus bekerja sama dengan FAA dan regulator global menuju sertifikasi dan pengembalian yang aman ke layanan Max," kata juru bicara Boeing, ketika dimintai komentar oleh AFP.
"Kami akan terus menilai keputusan produksi berdasarkan waktu dan kondisi pengembalian ke layanan, yang akan didasarkan pada persetujuan peraturan dan dapat bervariasi berdasarkan yurisdiksi," ujar juru bicara itu.
Max 7373 dilarang terbang setelah kecelakaan Lion Air mematikan Oktober 2018 di Indonesia dan jatuhnya Ethiopian Airlines pada Maret 2019, yang total menewaskan 346 orang.
Boeing dan FAA kini berada di bawah pengawasan ketat terkait permasalahan pada pesawat itu, termasuk Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, atau MCAS.
Editor: Nathania Riris Michico