Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi

Selasa, 18 Februari 2020 - 14:13:00 WIB
Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi
Maya Linden and anaknya, Lily di sebuah tempat penitipan anak di Melbourne, Australia. (FOTO: ABC News/ Loretta Florance)
Advertisement . Scroll to see content

Rebecca Stiles, Direktur Hillbank Community Childrens Centre di Australia Selatan, sudah sejak lama mengampanyekan kenaikkan gaji karyawan.

"Tenaga pengajar bisa hanya mendapatkan gaji 20 dolar Australia (sekitar Rp184 ribu), per jam yang sesungguhnya tidak pantas bila dibandingkan dengan kualifikasi mereka."

Jumlah itu mendekati gaji minimum karyawan di Australia yang per jammya yakni 19,49 dolar Australia atau sekitar Rp179 ribu.

"Beberapa perempuan yang punya dua anak bahkan harus berhenti kerja sampai lima atau enam tahun karena memang biayanya sulit dipenuhi."

Gyle, yang bekerja sebagai manajer perusahaan senior di bank Australia, paham soal pengelolaan uang, sehingga menurutnya pengeluaran untuk biaya penitipan anak luar biasa besar.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut