Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Advertisement . Scroll to see content

Biadab! Menteri Israel Sebut Bom Nuklir Bisa Dijatuhkan ke Jalur Gaza

Minggu, 05 November 2023 - 20:36:00 WIB
Biadab! Menteri Israel Sebut Bom Nuklir Bisa Dijatuhkan ke Jalur Gaza
Menteri Warisan Budaya Israel, Amichai Eliyahu, dan foto warga Palestina yang mencari korban selamat dari pemboman Israel di kamp pengungsi Maghazi di Gaza 5 November 2023. (Foto: X/Mario Nawfal and AP via Arab News)
Advertisement . Scroll to see content

Tak pelak, kecaman pun berdatangan ke Eliyahu. Bahkan protes keras juga diungkapkan oleh sesama pejabat tinggi Israel. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, adalah salah satunya, yang mengutuk keras pernyataan Eliyahu itu.

“Saya mengutuk kata-kata Menteri Amihai Eliyahu yang tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab. Lebih baik tidak ada orang seperti itu di kalangan mereka (pejabat) yang bertanggung jawab atas keamanan Israel,” ungkap Gallant lewat platform media sosial X—yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Sementara itu, Arab Saudi mengatakan pernyataan Eliyahu tersebut menunjukkan betapa tertanamnya “ekstremisme dan brutalitas” di antara anggota Pemerintah Israel.

“Lagi pula, (tindakan Netanyahu) tidak memberhentikan menteri itu dan hanya membekukan keanggotaannya merupakan tindakan yang sangat mengabaikan semua standar dan nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam pernyataannya seperti dilansir Arab News, hari ini.

Eliyahu adalah anggota partai sayap kanan Kekuatan Yahudi yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir—yang selama ini dikenal karena berabgai pernyataannya yang anti-Palestina. 

Pada pertengahan Oktober lalu, Ben Gvir mengatakan bahwa satu-satunya hal yang harus dikirim ke Jalur Gaza adalah “ratusan ton bahan peledak”, bukan bantuan kemanusiaan, sampai para pejunag Hamas membebaskan tawanan. Partai Kekuatan Yahudi juga menentang pembentukan negara Palestina.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut