Bentrokan Sadis di Penjara Tewaskan 116 Napi, Presiden Ekuador Berlakukan Keadaan Darurat
Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan, puluhan mayat tergeletak di Paviliun 9 dan 10 penjara Litoral layaknya medan perang. Bentrok antargeng melibatkan senjata api, pisau, bahkan bom.
Bahkan seorang komandan polisi di daerah Fausto Buenano mengatakan, ada mayat yang ditemukan di pipa penjara.
Mantan Presiden Dewan Rehabilitasi Nasional Ekuador Ledy Zuniga mengatakan pembantaian di penjara Ekuador ini merupakan yang paling parah dalam sejarah.
“Dalam sejarah negara, belum pernah ada insiden serupa atau mirip dengan ini,” kata Zuniga.
Pria yang juga pernah menjabat menteri kehakiman Ekuador pada 2016 itu menyesalkan tidak ada langkah-langkah antisipasi yang dilakukan untuk mencegah pembantaian, padahal kejadian serupa terjadi pada Februari lalu.