Belanda Ungkap Keuntungan yang Diraup dari Negara-Negara Jajahan, Segini Nilainya
Perdana Menteri Mark Rutte telah lebih dulu menyatakan permintaan maaf resmi pada Desember 2022 terkait keterlibatan negara dalam perdagangan budak selama 250 tahun. Dia mengakui praktik itu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun para aktivis HAM menilai Rutte saja tidak cukup dalam memberikan permintaan maaf, melainkan raja.
Selain itu Belanda juga mempertimbangkan untuk mengembalikan karya seni yang dijarah semasa pernjajahan.
Wilayah yang pernah menjadi koloni Belanda termasuk Kepulauan Virgin, Brasil, Mauritania, Suriname, Ceylon, serta Indonesia. Namun sebagian besar wilayah Asia yang pernah dikelola oleh Perusahaan Hindia Timur Belanda, direbut dari Portugis, yang sebelumnya sudah menjajah wilayah-wilayah tersebut.
Belanda membentuk tim panel penasihat nasional pada 2020 bertujuan mengungkap sejarah kolonialnya. Langkah ini diambil setelah kematian pria kulit hitam di Amerika Serikat, George Floyd, dalam penahanan polisi. Kematian Floyd memicu gelombang perlawanan terhadap rasisme di seluruh dunia.
Editor: Anton Suhartono