Bandingkan Pelajar China dengan Anak Anjing, Kedubes AS Minta Maaf
BEIJING, iNews.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk China meminta maaf terkait posting-an di media sosial yang dianggap rasis. Posting-an itu membandingkan pelajar China yang ingin mendapatkan visa belajar di kampus-kampus AS dengan anak anjing.
Netizen meluapkan kemarahan di media sosial Weibo, memaksa kedubes menghapus posting-an tersebut.
Video dalam posting-an menunjukkan anak anjing melompat pagar kandang disertai caption teks, "Musim semi telah tiba dan bunga bermekaran, apakah Anda seperti anak anjing ini yang putus asa untuk bermain?"
“Layanan aplikasi visa pelajar Kedubes AS telah dibuka secara bertahap. Apa yang Anda tunggu?" demikian isi posting-an di Weibo, yang pertama kali terlihat pada Rabu (5/5/2021).
Netizen China menganggap video dan pernyataan itu sebagai penghinaan. Penggunaan kata anjing lari berkonotasi negatif yakni merendahkan diri. Hal ini memicu pemahaman bahwa posting-an tersebut mengejek mahasiswa atau intelektual China yang ingin menuntut ilmu di AS.
Tagar untuk topik tersebut telah dilihat lebih dari 5 juta kali di Weibo, dengan lebih dari 1.200 pengguna meninggalkan komentar hingga Kamis (6/5/2021).