Baku Tembak di Perbatasan, Kamboja Tuduh Thailand Serang Dua Provinsi
Baku Tembak setelah Insiden Ranjau
Bentrokan bersenjata terjadi hanya sehari setelah lima tentara Thailand terluka akibat ranjau darat yang diduga dipasang oleh militer Kamboja di wilayah perbatasan yang disengketakan. Sebagai respons, Thailand mengusir Duta Besar Kamboja dari Bangkok dan memanggil pulang dubesnya di Phnom Penh.
Tak lama setelah itu, ketegangan meningkat tajam. Baku tembak terjadi di sekitar area kuil Ta Moan Thom, wilayah sengketa di perbatasan timur, sekitar 360 km dari Bangkok.
Juru bicara militer Thailand menyebut Kamboja terlebih dulu mengerahkan drone pengintai dan pasukan bersenjata berat ke wilayah dekat kuil. Dia menuduh Kamboja memulai serangan, menyebabkan dua tentara Thailand luka akibat tembakan, termasuk dari peluncur roket.
Namun versi berbeda disampaikan seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja. Dia menegaskan pasukan negaranya hanya merespons serangan tiba-tiba dari pihak Thailand.
Ketegangan Sipil di Perbatasan
Pihak berwenang Thailand juga mengambil langkah antisipatif. Gubernur Provinsi Surin, Chamnan Chuenta, dalam pernyataannya meminta warga yang tinggal di dekat kuil Ta Moan Thom untuk tetap berada di rumah dan bersiap jika harus dievakuasi.
"Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada. Siapkan diri untuk evakuasi jika situasi memburuk," tulisnya, dalam pernyataan di Facebook.
Editor: Anton Suhartono