Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Buka Masjid Al Aqsa Hari Ini, Umat Islam Bisa Salat Subuh Berjamaah
Advertisement . Scroll to see content

Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Kamis, 09 April 2026 - 10:10:00 WIB
Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran
Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata AS-Iran, namun menyebut ancaman Donald Trump tidak pantas (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran selama 2 minggu. Namun dia juga menyebut ancaman Presiden AS Donald Trump sebelum gencatan senjata, yang akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran, tidak pantas.

Beberapa jam sebelum mengumumkan gencatan senjata, Rabu (7/4/2026) malam waktu Washington DC, Trump juga mengancam akan melenyapkan peradaban Iran selamanya jika tak mau menyepakati perdamaian dan tak membuka Selat Hormuz.

"Saya rasa, tidak pantas seorang presiden Amerika Serikat menggunakan bahasa seperti itu. Saya kira (ancaman) itu menimbulkan kekhawatiran," kata Albanese, kepada Sky News Australia, dikutip Kamis (9/4/2026).

Albanese juga menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang disampaikan Trump hanya 1 jam sebelum tenggat waktu Trump berakhir.

"Yang kita serukan adalah de-eskalasi, dan itulah yang telah terjadi, dan itu adalah hal yang baik," kata Albanese.

Menteri Luar Negeri Penny Wong mengatakan kepada stasiun televisi ABC, turut mengecam pernyataan Trump.

“Saya rasa tidak ada yang boleh mengancam kehancuran sebuah peradaban,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut