AS Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza, Indonesia Desak Tanggung Jawab DK PBB
"Indonesia menyerukan, khususnya anggota tetap DK PBB, untuk memenuhi tanggung jawab moral dan politik untuk menghentikan pelanggaran yang terus dilakukan Israel, mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Gaza serta seluruh Wilayah Pendudukan Palestina," demikian isi pernyataan.
Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi resolusi gencatan senjata di Gaza karena diveto Amerika Serikat (AS). Hanya AS, dari seluruh anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB berjumlah 15, yang menolak resolusi tersebut. Jika satu saja negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB menggunakan hak veto, maka resolusi tersebut tak bisa diadopsi.
Slovenia, selaku pemimpin Dewan Keamanan PBB bulan ini, mengungkapkan kegeramannya atas sikap AS tersebut.
"Kami tidak pernah bermaksud untuk memprovokasi veto," kata Duta Besar (Dubes) Slovenia untuk PBB, Samuel Zbogar.
Menurut Zbogar, negaranya menyadari adanya sikap berbeda di dalam Dewan Keamanan. Namun dia menyayangkan sikap berbeda tersebut meski draf hanya berfokus pada satu tujuan, yakni membela kemanusiaan.