Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Advertisement . Scroll to see content

AS Terus Bela Israel, Bantah Laporan Amnesty International soal Genosida di Gaza

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:39:00 WIB
AS Terus Bela Israel, Bantah Laporan Amnesty International soal Genosida di Gaza
Amerika Serikat menolak laporan lembaga HAM Amnesty International yang merilis laporan bahwa Israel melakukan praktik genosida di Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Saat ditanya apakah AS akan melakukan penyelidikan sendiri terhadap Israel soal kemungkinan praktik genosida, Patel menegaskan tak ada rencana untuk itu.

AS, lanjut dia, memiliki mekanisme tersendiri untuk menghukum suatu negara jika melanggar kebijakan negaranya, termasuk penggunaan aset-aset militer untuk tujuan merugikan warga sipil.

"Tidak ada kesimpulan formal dari proses tersebut. Masih ada sejumlah proses pertimbangan berkaitan dengan situasi di lapangan, alat-alat yang sejak lama kita bicarakan di sini, hal-hal seperti CHIRG (Pedoman Tanggap Insiden Kerugian Sipil), hal-hal seperti kebijakan transfer senjata konvensional, hal-hal seperti proses Leahy. Saya tidak akan membicarakan proses-proses tersebut secara perinci," katanya.

Proses Leahy merujuk pdaa sistem yang diterapkan AS untuk memastikan negara asing penerima bantuan pemerintah tidak melakukan pelanggaran HAM besar-besaran.

Amnesty dalam laporan berjudul “You Feel Like You Are Subhuman”: Israel’s Genocide Against Palestinians in Gaza" yang merupakan hasil final dari penyelidikan selama berbulan-bulan. Amnesty mengumpulkan data dan fakta melalui wawancara saksi, menganalisis bukti visual dan digital, termasuk gambar satelit, serta mengumpulkan pernyataan yang disampaikan para pejabat senior pemerintah dan militer Israel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut