Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kartel CJNG Mengamuk, Kemlu Pastikan 481 WNI di Meksiko Aman
Advertisement . Scroll to see content

AS Terlibat di Balik Operasi Tewaskan El Mencho, Hubungan Keamanan Meksiko-AS Disoroti

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:13:00 WIB
AS Terlibat di Balik Operasi Tewaskan El Mencho, Hubungan Keamanan Meksiko-AS Disoroti
Operasi militer menewaskan gembong narkoba El Mencho tak hanya mengguncang Meksiko (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.id - Operasi militer yang menewaskan gembong narkoba paling diburu, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, tak hanya mengguncang Meksiko dari sisi keamanan, tapi juga memicu sorotan terhadap peran Amerika Serikat (AS) di balik operasi tersebut.

El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), tewas setelah baku tembak di Tapalpa, Jalisco, saat pasukan khusus Meksiko melakukan penggerebekan, Minggu (22/2/2026). 

Pemerintah Meksiko mengonfirmasi operasi tersebut mendapat dukungan intelijen dari AS, negara yang selama ini menjadikan El Mencho target prioritas dalam perang melawan narkoba.

Buronan Prioritas AS

Selama bertahun-tahun, El Mencho masuk daftar buronan paling dicari oleh otoritas AS. Washington bahkan menawarkan hadiah 15 juta dolar AS atau sekitar Rp235 miliar bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya. Dia dituding sebagai dalang utama penyelundupan fentanyl, sabu-sabu, dan kokain ke wilayah AS, krisis yang telah menewaskan puluhan ribu warga AS akibat overdosis opioid sintetis.

Keterlibatan intelijen AS dalam operasi ini dinilai sebagai bentuk eskalasi kerja sama keamanan bilateral. Namun di sisi lain, hal itu juga memunculkan pertanyaan soal batas kedaulatan dan pengaruh Washington dalam kebijakan keamanan dalam negeri Meksiko.

Presiden Claudia Sheinbaum menegaskan operasi dilakukan oleh pasukan Meksiko dengan koordinasi nasional penuh. Dia menyampaikan apresiasi kepada Angkatan Darat dan Garda Nasional atas keberhasilan misi tersebut.

“Kami bekerja setiap hari untuk perdamaian dan keamanan Meksiko,” ujarnya.

Meski demikian, keterlibatan AS dipandang tak terelakkan mengingat dampak langsung aktivitas CJNG terhadap keamanan domestik Amerika.

Pasca-tewasnya El Mencho, gelombang kekerasan meledak di sedikitnya 20 negara bagian Meksiko. Bus dibakar, jalan diblokade, dan pusat-pusat bisnis diserang. Situasi ini memicu Kedutaan Besar AS mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya di sejumlah wilayah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut