AS Sukses Uji Coba Rudal Hipersonik, Melesat Lebih dari 5 Kali Kecepatan Suara
AS memiliki beberapa program pengembangan senjata hipersonik. Badan penelitian berteknologi tinggi Pentagon, DARPA, juga telah menguji rudal yang berbeda awal tahun ini.
Rudal hipersonik menimbulkan ancaman potensial terhadap keseimbangan militer global. Rudal itu mampu diarahkan untuk mengirimkan senjata nuklir tepat sasaran, dengan kecepatan yang sulit bahkan mustahil untuk dicegat.
China melakukan uji coba rudal hipersonik tahun lalu, dan Rusia telah menggunakan senjata serupa selama perangnya di Ukraina. Korea Utara juga mengklaim telah melakukan uji terbang rudal sejenis.
AS menyoroti meningkatnya bahaya dari senjata hipersonik dalam laporan Tinjauan Pertahanan Rudal 2022.
“Senjata hipersonik, yang dirancang untuk menghindari sensor dan sistem pertahanan AS, menimbulkan ancaman yang semakin kompleks karena sifatnya yang berkemampuan ganda (nuklir/konvensional), profil penerbangan yang menantang, dan kemampuan manuver,” demikian bunyi laporan itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil